Metode Pemulihan Duck Syndrome Perspektif Hadis Nabi: Studi pada Psikiater Rumah Sakit Jiwa Tampan

Penulis

  • Suci Hartati Hendra UIN Suska Riau Author
  • Adynata UIN Suska Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.63847/bnhrgs55

Kata Kunci:

Duck Syndrome, Psikiater, Metode Rasulullah

Abstrak

Dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena bahwa di Rumah Sakit Jiwa Tampan terdapat beberapa psikiater yang menggunakan pemulihan Duck Syndrome sesuai dengan hadis Nabi, karena Masalah kesehatan mental telah menjadi isu yang sangat penting pada tingkat lokal maupun tingkat global, maka dalam Islam pun Rasulullah sudah memberikan contoh sebagaimana yang terdapat dalam hadis Nabi, Duck Syndrome bisa memicu depresi yang berpotensi pada kehancuran mental seseorang maka hal ini perlu dilakukan pemulihan. Penelitian ini mengambil lokasi di Rumah Sakit Jiwa Tampan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif dan menggunakan tiga informan. Tujuan dari penelitian ini penulis ingin mengetahui bagaimana psikiater melakukan pemulihan Duck Syndrome yang ada di Rumah Sakit Jiwa Tampan dan bagaimana metode Rasulullah dalam pemulihan Duck Syndrome sebagaimana yang tertera dalam Hadis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, pemulihan yang dilakukan oleh psikiater di Rumah Sakit Jiwa Tampan terhadap pasien yang mengalami Duck Syndrome diantaranya yaitu melalui Konseling, Psikoterapi, Hipnoterapi, dan Pendekatan Spritual. Kedua, metode yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam hadis untuk menghadapi kesulitan hidup dan mengatasi Duck Syndrome melibatkan pendekatan spiritual yang sangat mendalam, seperti shalat, doa, bacaan Al-Qur'an, dzikir, sedekah dan beristigfar kepada Allah.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-14

Cara Mengutip

Metode Pemulihan Duck Syndrome Perspektif Hadis Nabi: Studi pada Psikiater Rumah Sakit Jiwa Tampan. (2026). Journal Hub for Humanities and Social Science, 3(1), 63-80. https://doi.org/10.63847/bnhrgs55

Artikel Serupa

1-10 dari 34

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.