Toxic Dalam Ukhuwah Islamiyah: Belajar Dari Al-Qur'an Cara Membangun Pertemanan Yang Sehat
DOI:
https://doi.org/10.63847/nqs04k40Kata Kunci:
Ukhuwah Islamiyah, toxic, Al-Qur’an, pertemanan sehatAbstrak
Ukhuwah Islamiyah merupakan salah satu pilar penting dalam ajaran Islam yang menekankan nilai persaudaraan dan solidaritas antar sesama Muslim. Namun, dalam praktiknya, tidak semua hubungan pertemanan mencerminkan nilai-nilai luhur tersebut. Fenomena pertemanan yang bersifat toxic justru kerap muncul, yang ditandai dengan perilaku negatif seperti hasad, merendahkan, ghibah, dan memutus silaturahmi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena toxic dalam ukhuwah Islamiyah serta solusi membangun pertemanan yang sehat berdasarkan Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an secara tegas melarang perilaku-perilaku yang merusak ukhuwah dan menganjurkan etika sosial yang luhur seperti saling menasihati, memaafkan, serta berteman dengan orang-orang bertakwa. Dengan memahami nilai-nilai ini, umat Islam diharapkan mampu membina pertemanan yang sehat dan sesuai dengan ajaran agama.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 M. Hudzaifah, Muhammad Nahdan Syabil, Ali Akbar, Edi Hermanto (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


